Shared Files Search Engine File Search Engine

Search Artikel

Senin, 24 Oktober 2011

12 Kebiasaan Orang Indonesia yang Ternyata Salah Secara Medis


Berikut ini adalah kebiasan masyarakat indonesia, namun salah secara medis.
Ini diambil daru buku "ILMU KESEHATAN UMUM" karya DR. Dr. Umar zein, DTM&H., Sp.PD., KPTI
  1. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM
    Fakta :
    Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.
    Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

  2. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI
    Fakta :
    Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.

  3. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK
    Fakta :
    Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.

  4. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI
    Fakta :
    Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.

  5. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT
    Fakta :
    Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

  6. MASUK ANGIN HARUS DIKEROK
    Fakta :
    Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

  7. APABILA FLU, MINUM OBAT
    Fakta :
    Flu tidak dapat diobati karena flu berasal dari virus. Tidak ada obat yang dapat membunuh virus. Namun, faktanya virus flu tidak bertahan lama biasanya berakhir setelah 5 - 7 hari. Yang dibutuhkan penderita adalah istirahat yang cukup dan minum yang banyak serta asupan gizi yang baik. Perhatikan Obat "FLU", hanya disebutkan Dapat Meringankan Gejala Flu, BUKAN Meredakan / Mengobati.

  8. KANKER TIDAK DAPAT DICEGAH
    Fakta :
    Peneliti memperkirakan sebanyak 50% atau lebih kematian karena kanker disebabkan karena kondisi sosial dan lingkungan serta pilihan untuk hidup tidak sehat. Kondisi-kondisi tersebut dapat menghasilkan diit yang tidak sehat, obesitas atau perilaku tidak sehat seperti merokok dan kurang aktivitas fisik. Kita dapat mengetahui bagaimana cara untuk mencegah banyak kanker seperti kanker paru, kanker leher rahim/serviks, kanker usus besar/colon, kanker rectum, dan kanker kulit. Secara umum beberapa faktor berikut dapat mencegah kanker, diantaranya : Tidak merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya, Menghindar sebagai perokok pasif, Tidak mengkonsumsi alcohol, Menghindari kenaikan berat badan dan mempertahankan berat badan ideal, Mengkonsumsi buah-buahan, sayuran sebanyak 5 kali atau lebih dalam sehari dan diit rendah lemak.

  9. ROKOK RENDAH TAR / LIGHT TIDAK BERBAHAYA SEPERTI ROKOK BIASA
    Fakta :
    Tidak ada produk tembakau yang aman. Penggunaan semua produk tembakau dapat menyababkan kanker dan efek samping pada kesehatan. Semua produk tembakau termasuk rokok, cerutu, pipa, dan kunyah; rokok menthol, rendah tar, atau bebas aditif. Bahan racun dalam rokok tidak terbatas pada tar dan nikotin. Rokok biasa mengandung timbal, amonia (pembersih alat rumah tangga), arsenik (racun tikus), benzene (digunakan dalam membuat gas, gas butane, karbon monoksida (gas beracun), DDT (bahan insektisida yang berbahaya), dan polonium 210 (penyebab kanker mengandung elemen radioaktif). Untuk mengurangi resiko anda terkena kanker paru, stroke, penyakit jantung, dan masalah kesehatan reproduksi, hindari semua produk tembakau dan paparan menjadi perokok pasif.

  10. MENENGADAHKAN KEPALA KE ATAS / MEMBARINGKAN TUBUH KETIKA MIMISAN
    Fakta :
    Menengadahkan kepala ke atas dan membaringkan tubuh,justru akan membuat komplikasi dengan mengalirkan darah menuju kerongkongan. Komplikasi yang terjadi,yakni tersedak leh darah yang masuk dalam saliran pernapasan. Bila darah masuk ke lambung,akan menyebabkan iritasi atau darah akan dikeluarkan melalui muntahan. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah menghentikan perdarahan tanpa bantuan obat dan alat. Cukup dengan duduk dengan posisi badan dan kepala agak maju ke depan. Lalu gunakan ibu jari dan telunjuk untuk menekan dan menutup hidung. Sedangkan mulut dibuka untuk bernapas. Lakukan selama 1-2 menit. Tak berapa lama kemudian biasanya darah langsung berhenti.

  11. KITA TIDAK DAPAT TERKENA CACAR UNTUK YANG KEDUA KALINYA
    Fakta :
    Seperti dikutip dari Childrenfirst, beberapa orang bisa mengembangkan cacar air untuk kedua kalinya. Memang sistem kekebalan yang sudah ada di dalam tubuh akan selalu menjaga virus ini. Tapi pada suatu titik tertentu, virus ini dapat aktif kembali di dalam tubuh dalam bentuk yang berbeda dan menimbulkan kondisi shingles atau herpes zoster. Penyakit ini biasanya mempengaruhi orang-orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh lemah atau sedang menurun. Jika seseorang memiliki kekebalan tubuh yang baik, maka jarang mengembangkan kondisi ini. Orang dewasa yang terkena cacar air ada kemungkinan berisiko mengalami komplikasi, terutama pada perempuan hamil, memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, orang yang sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi untuk kanker, orang yang pernah menjalani transplantasi dan orang yang memiliki masalah jantung atau paru-paru. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan cacar air kedua kalinya adalah melalui vaksinasi.

  12. APABILA KEDINGINAN / UDARA DINGIN, MANDI DENGAN AIR HANGAT
    Fakta :
    Mandi air hangat ketika berada di daerah yang dingin tidak dapat menghangatkan tubuh. Kehangatan yg dirasakan hanya pada saat mandi saja, setelah mandi akan akan merasakan kedinginan karena pori-pori tubuh anda akan terbuka yang diakibatkan air hangat tadi. Sebaiknya mandi dengan air dingin, agar pori-pori tubuh tertutup sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan udara dingin. Begitu pula sebaliknya, mandi dengan air hangat ketika cuaca panas.

Sumber

Related Posts by Categories

0 komentar:

Poskan Komentar

Tinggalkan komentar anda... Komentar anda sangat membantu untuk kemajuan blog ini..